The Act of Giving

Selain memperkaya diri sendiri dari hasil kerja keras mereka di bidang masing-masing, deretan nama di bawah ini juga secara aktif memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat. Yuk, intip ceritanya.billgates

 

 

 

 

 

 

 

 

Bill Gates – yap, pria yang telah sukses membangun Microsoft itu kini mendedikasikan sebagian besar waktu dan ilmunya untuk Bill and Melinda Gates Foundation. Kekayaannya yang diperkirakan mencapai 81 miliar dolar ini justru semakin mendorong keinginannya untuk berbuat baik kepada sesama. Bahkan, mantan mahasiswa Harvard University ini hanya akan memberikan warisan sebesar 10juta dolar kepada masing-masing anaknya. Pada tahun 2010, Gates mendeklarasikan aksi Gates Giving Pledge, yang membuktikan kalau ia ingin memberikan setengah dari kekayaannya untuk aksi sosial. Yayasan sosial miliknya giat bekerja mengenai isu kesehatan seperti pemberian vaksin malaria, polio, dan pencegahan HIV di berbagai benua.

OPRAH WINFREY

Oprah Winfrey – selain dikenal sebagai pembawa acara untuk her own talk show dari tahun 1986 hingga 2011, Oprah Winfrey merupakan wanita Afrika-Amerika pertama yang berhasil masuk ke jajaran daftar billionaire versi Forbes di tahun 2003. Menjadi sukses seperti sekarang tentunya bukan perkara mudah bagi Oprah Winfrey karena banyaknya masalah yang ia miliki di waktu muda, mulai dari kekerasan seksual, dilahirkan di keluarga yang tidak utuh, penggunaan obat-obatan, dan lain sebagainya. Bakatnya di bidang public speaking sudah diasah sejak remaja, hingga ia bisa menjadi news anchor termuda di Nashville TV Station di usia yang baru 19 tahun. Sejak berlibur di Afrika Selatan pada tahun 2002, hatinya tergerak untuk menolong anak-anak di sana. Ia menghadirkan kegiatan bernama Christmas Kindness-memberikan hadiah bagi setiap anak di sana. Nggak hanya itu, hingga sekarang ia juga memberikan bantuan kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak yang terkena AIDS di Afrika. Tambah lagi, melalui program Oprah Winfrey Leadership Academy for Girls in South Africa, ia mengajarkan perempuan di sana untuk mengembangkan soft skills mereka di bidang kepemimpinan dan komunikasi sehingga kelak mereka bisa punya masa depan yang lebih baik.

rowling

J.K. Rowling – siapa yang tahu bahwa alasan penulis sukses serial Harry Potter ini tidak lagi menjadi seorang billionaire adalah karena ia begitu senang menyumbangkan uangnya untuk anak-anak yang hidup dalam kemiskinan. ‘‘I remember 20 years ago not eating so my daughter would eat. I remember nights when there was literally no money,”katanya di suatu kesempatan. Melalui yayasan sosial miliknya yang bernama Lumos, Rowling berupaya mencarikan keluarga dan kondisi yang layak bagi anak-anak yang terlantar di panti asuhan. Lumos sendiri merupakan istilah yang merujuk kepada cahaya di ujung tongkat sihir milik Harry Potter. Sedangkan, inspirasi untuk menolong anak-anak di Eropa Tengah tersebut juga berkaitan dengan kisah Harry Potter yang lahir tanpa kasih sayang dari orangtuanya.

swift21f-6-web
Taylor Swift – memberikan kebahagiaan bagi orang lain nggak melulu harus dengan uang, dan hal ini dibuktikan oleh Ms. Swift. Terkenal sering memberikan kejutan bagi para penggemarnya, baru-baru ini Taylor Swift mengunjungi fansnya yang juga penderita kanker di rumah sakit, memberikan donasi untuk melunasi tagihan rumah sakit, memberikan personalized Christmas gift kepada fansnya, dan masih banyak lagi.

Advertisements

Leave Your Thoughts Here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s